Tabungan Untuk Mencegah Hutang

Advertisement

Advertisement


 

Apa itu Tabungan Untuk Mencegah Hutang ? iyup, tabungan yang difungsikan sebagai uang atau biaya cadangan yang dapat digunakan saat dibutuhkan oleh kita tanpa harus berhutang, berikut penjelasan lebihlanjut tentang tabungan untuk mencegah hutang.

by ‘Fitra Wilis Masril’

“kok sering banget sih mba Fitra, statusnya soal utang?” mungkin ada yang bertanya begini.
iya, aku memang punya perhatian khusus pada utang piutang.
tadi sore contohnya, saat memasak, tiba-tiba kompor mati. gas abis. jalanlah aku ke warung.
“ada gas tabung besar, Bu?” tanyaku, karena space yg biasa buat naruh tabung gas, kosong.
“sekarang nggak nyetok gas lagi ,Mama daffa, pada ngutang, jadi pas agen datang ambil tabung kosong, kita gak ada duit buat bayar,” jawab ibu warung.
“jangan mau Bu kalau pada ngutang,” saranku
“kan banyak yang pesan gas lewat telepon. minta dianter, minta dipasangin langsung. udah selesai dipasang, baru dia ngomong bayarnya nanti nunggu bapaknya terima uang, apa iya, gas nya di copot lagi,” jelasnya panjang.

kasus ke dua

di suatu sore, aku berkunjung ke rumah ibu tukang sayur keliling, memberikan kupon untuk sebuah acara santunan yatim dan dhuafa.
“kok sekarang gak pernah lewat depan rumah lagi, Mak?” tanyaku sambil memberikan kupon.
“Mak udah kagak jualan, kagak ada modal, pada ngutang banyak,” jawabnya dalam logat betawi kental, sambil melihatkan buku catatan utang yg tersimpan di rak gerobak sayurnya.

mataku menelusuri daftar nama yg tertera berikut nominal utangnya.

aku ternganga, beberapa nama ada yg kukenal, walaupun memang gak akrab, tapi aku tau rumahnya, setidaknya rumahnya punya tv, kipas angin, lantai keramik, dll dengan tingkat kelayakan yg jauh diatas standar hidup mak jualan sayur. dan utangnya pun nggak main main, ada yg 250ribu, 400rb, bahkan 700ribu.

ini tukang sayur tua yang dorong gerobak lho yaa..kebangetan rasanya kalo sampai diutangin beratus ribu, tentu saja itu menenggelamkan modalnya.

Mak sayur sendiri, karena keterbatasan keberanian, tak kuasa menolak utang dan tak punya nyali juga untuk menagih utang.

jadilah dia bangkrut.

kasus lain

seseorang nangis – nangis minjam uang untuk memasukan anak ke SMP swasta, karena tidak diterima di SMP negri. “aku lagi gak megang uang sama sekali, batas terakhir daftar tinggal besok,”jelasnya diantara semburan air mata.
memang, rumah tangga masing masing kita punya problem yang nggak sama. bisa saja suami istri kerja shubuh sampai malam, tapi tetap pas pasan mungkin karena punya banyak saudara yang harus dibiayai,

semua punya problem yg berbeda.

namun, aku mendapatkan tips menabung ini dari seorang konsultan keuangan hebat. Dulu, dalam sebuah acara kantor, kami sempat ngobrol.


baca selanjutnya