Mengenali Pinjaman yang Masuk Riba

Advertisement

Advertisement

 


Tidak bisa dipungkiri, jika Anda ingin membuat bisnis Anda berkembang modal usaha yang cukup besar memang dibutuhkan. Akan tetapi apakah bisa bisnis tanpa riba dan hutang menjadi besar? Untuk itu, salah satu caranya adalah kita tahu terlebih dahulu apa saja pinjaman-pinjaman yang masuk dalam riba ini. Berikut ini adalah beberapa ciri pinjaman yang masuk dalam kategori riba. 

Pengertian riba 

Sebelum kita membahas lebih dalam mengenai ciri-ciri dari pinjaman yang termasuk dalam riba, kami akan membahas terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan riba. Pada dasarnya riba adalah pemberlakuan bunga dalam piutang. 

Dalam Islam, memberikan bantuan pada orang yang membutuhkan bukan hal yang dilarang. Akan tetapi ketika hutang yang diberikan pada seseorang dikenai bunga atau jumlah tambahan tertentu pada saat pengembalian dana, maka hal ini termasuk dalam riba. 


Bahaya riba 

Riba pada dasarnya memang dilarang dalam Islam dan bahkan diharamkan. Riba merupakan salah satu praktik yang menyusahkan orang yang sudah susah. Praktik riba ini sangat buruk bagi mereka yang meminjamkan uang. Akan tetapi mereka yang sudah tahu bahwa riba dilarang dan tetap melakukannya juga bisa disebut mendukung praktik riba. Riba bisa menghancurkan mereka yang melakukan praktik ini hal inilah yang membuat riba menjadi salah satu hal yang harusnya ditakuti. 




Ciri pinjaman riba 

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jika Anda ingin menjalankan bisnis tanpa riba dan hutang, maka Anda harus tahu terlebih dahulu apa saja yang menjadi ciri dari pinjaman yang masuk dalam kategori riba ini. Sebuah pinjaman dikatakan riba jika :

  • Barang didatangkan oleh peminjam uang 

Salah satu ciri dari sebuah kegiatan transaksi disebut dengan transaksi riba adalah ketika barang yang akan Anda beli, Anda datangkan sendiri. Ketika Anda ingin membeli sebuah barang dan pihak peminjam hanya memberikan uang pada Anda dengan bunga atau persenan dari harga barang tersebut, maka hal ini termasuk dalam kegiatan transaksi riba. 

Beda cerita jika Anda ingin membeli sebuah produk semisal HP Samsung A21 tapi, pihak peminjam yang membelikan barang tersebut tanpa Anda tahu sumber barangnya dengan harga yang disepakati, maka transaksi ini bisa disebut sebagai transaksi niaga pada umumnya. 

  • Pihak peminjam tidak bertanggung jawab pada barang

Ketika pihak yang memberikan pinjaman modal usaha tanpa riba ini tidak bertanggung jawab pada barang yang dijual pada Anda, maka hal ini juga termasuk riba. Sebuah pinjaman dana tidak akan masuk riba jika akadnya adalah akad jual beli bukan akad pinjam dana. 

Akan tetapi jika pihak peminjam dana bertanggung jawab dengan barang yang Anda beli, maka hal ini bisa disebut dengan perniagaan biasa bukan perniagaan dengan riba. Nah, jika kondisinya begini, maka Anda bisa memulai bisnis tanpa riba dan hutang bukan?