Bank Syariah, Jawaban Terhindar dari Riba

Advertisement

Advertisement



Ada banyak hal kenapa orang beralih di dari bank konvensional ke bank syariah, salah satunya adalah masalah riba. Nasabah sudah mulai paham bagaimana hukumnya riba termasuk dalam hal agama. Kemudian bagaimana jika suatu saat membutuhkan dana besar untuk berbagai keperluan? Banyak lembaga keuangan yang sudah memberikan layanan syariah kepada nasabahnya sehingga masyarakat bisa menggunakan layananan ini untuk mengganti lembaga keuangan konvensional sebagai cara mendapatkan modal usaha tanpa riba. Apasih keuntungan menggunakan layanan bank syariah sebagai opsi meminjam uang tanpa riba?? Berikut ulasanya.

Menggunakan prinsip syariah sebagai dasar kerja

Sesuai namanya bank syariah menggunakan prinsip kerja berdasarkan aturan Islam atau syariah. Prinsip ini cukup berbeda dengan bank konvensional. Prinsip syariah yang dipakai ini menghasilkan beberapa akad seperti

·        Wadiah

·        Mudharabah

·        Murabahah

·        Musyarakah

·        Salam

·        Ijarah

·        Qardh

Dengan menggunakan prinsip-prinsip di atas proses transaksi keuangan dilakukan dengan jelas. Transaksi seperti peminjaman uang dilakukan dengan jelas dengan cara bagi hasil. Sehingga keuntungan bank didapatkan melalui cara tersebut. Nasabah tidak dikenakan bunga bank yang menjadi sumber riba yang harus dihindari. Jadi sangat aman untuk meminjam uang tanpa riba di lembaga keuangan syariah. Selain itu lembaga keuangan syariah dalam kinerjanya diawasi ketat oleh MUI, jadi transaksi keuangan berbasis syariah cukup aman untuk orang yang menghindari riba.

Transparansi

Dalam hal pembagian keuntungan maupun hal yang lain, pihak lembaga keuangan syariah akan memprosesnya secara jujur. Misalnya prinsip ishtishna dimana nasabah meminjam uang untuk membeli barang, maka pihak keuangan syariah membelikan barang atau memberikan modal sesuai harga yang sebenarnya yang kemudian nasabah membayar secara mencicil dengan tambahan harga sesuai kesepakatan awal. Sehingga ada transparansi dan kesepakatan antar kedua pihak.

Ketelitian dalam berinvestasi

Lembaga keuangan syariah tidak akan berinvestasi pada pihak-pihak yang berbisnis tidak halal atau bisnis yang tidak diperbolehkan dalam agama. Sehingga lembaga keuangan syariah cukup aman dan sesuai syariat dalam Islam. Namun jika Anda memiliki bisnis halal dan prospek yang menguntungkan maka pihak bank akan dengan mudah menyetujui permintaan Anda.

Nasabah adalah mitra

Berbeda dengan bank konvensional yang memiliki hubungan debitur dan kreditur, bank syariah menganggap nasabah adalah mitra dalam memperoleh keuntungan kedua belah pihak. Status ini cenderung fleksibel. Status ini memengaruhi pelayanan dalam lembaga keuangan.

Bank Syariah hadir untuk Anda yang tidak ingin terkena riba, meminjam uang tanpa riba bisa dengan mudah Anda dapatkan. Sebagai nasabah yang baik tentunya pembayaran dilakukan secara teratur.  Dengan lembaga yang disetujui OJK dan diawasi oleh MUI apalagi yang membuat Anda ragu untuk menggunakan lembaga keuangan syariah?

Sekian artikel mengenai bank syariah. Semoga memberi manfaat untuk Anda.