5 Strategi Bisnis yang Baik dan Kokoh Menurut Michael Porter yang Efektif Untuk Bisnis Anda

Advertisement

Advertisement

Akizaku.com - Bisnis memang suatu aktivitas yang sangat diminiti oleh banyak orang. Kadangkala suatu bisnis sangat berfokus pada masyarakat dan yang lainnya berfokus dalam hal mencari keuntungan atupun laba.


Image from strategynewmedia.com



Sebuah bisnis tidak serta mereta dibuat tanpa dasar menimbang hal-hal lain, namun bisnis dibuat karena adanya peluang-peluang yang ada dan dimanfaatkan oleh pembisnis.  Sektor bisnis yang ada biasanya menjadi lahan yang sangat menjanjikan jika dikelola dan dimanfaatkan dengan baik.


Dalam artikel kali ini pembahasan mengenai bisnis akan dilanjutkan dengan pembahasan mengenai pendekatan yang berguna dalam merumuskan sebuah strategi. Pendekatan merupakan suatu inisiasi atau inisiatif seseorang maupun suatu pemikiran yang dilakukan seseorang untuk melakukan hal yang belum bisa ditinjau lebih dalam.


Menurut Michael Porter ada beberapa hal yang baik untuk merumuskan sebuah strategi bisnis yaitu dengan menganalisa akan persaingan atau dalam hal ini bisa dikatakan analisa kompetitor dari bisnis yang akan kita tekuni. Menurutnya terdapat 5 analisa kekuatan persaingan yang menjadikan sebuah rumusan strategi bisnis yang kita buat merupakan strategi bisnis yang bagus.


Ancaman (dari adanya pendatang baru)

Pendatang baru pada kasus bisnis tidak serta merta pendatang baru yang mempunyai sektor bisnis skala kecil, namun terdapat pula sektor bisnis skala besar, seperti sektor bisnis skala nasional bahkan sampai dengan skala global.


Jikasaja ada pendatang baru skala industri maka mereka akan membawa sebuah kapasitas yang besar dikarenakan mereka juga menargetkan rata-rata pangsa pasarnya adalah skala nasional bahkan sampai dengan global. Dikarena kesemuannya itu saling menginginkan keuntungan maupun laba untuk itu ancama dari adanya pendatang baru ini membuat kita membutuhkan strategi yang baik untuk bisnis kita.


Sedangkan jika pendatang baru skala rumahan atau lokal, mungkin persaingan dalam bisnis-nya akan dibuat pada alokasi waktu, dan tempat serta persaingan harga, kesemuannya itu nantinya akan bersaing pada harga yang murah dan semakin keras jika industri skala besar juga melakukan hal yang sama.


Daya Tawar (antara pemasok barang maupun jasa)

Pemasok juga bisa menjadi tinta kecil didalam susu sebelanga atau bisa dikatakan pemasok bisa saja menjadi ancaman dalam suatu industri, dikarenakan kualitas maupun harga yang bisa mereka tentukan sangatlah erat kaitannya dengan produktifitas dan hasil dari produk yang akan kita hasilkan nantinya.


Terlebih karena pemasok bisa juga menaikkan secara singkat produk yang mereka jual, ini memang suatu kendala yang perlu diperhatikan dikarenakan jika produk dari pemasok harganya dinaikkan, maka secara otomatis produk yang kita jual juga akan berdampak naik. Adapun jika kita mendapati barang dari pemasok berkualitas kurang baik maka nantinya hasil dari sebuah produk bisnis kita juga akan mengalami penurunan, akibatnya kepuasan konsumen terhadap produk yang kita buat akan menurut.


Faktor lingkungan dan persaingan dalam pemasok juga menjadikan beberapa hal tersebut seperti harga dan kualitas menjadi terpengaruh, oleh karenanya perlu adanya strategi bisnis yang bagus untuk menangi hal tersebut, misal saja dengan membeli produk dari pemasok yang mempunyai kualitas dan lain sebagainnya.


Daya Tawar (menawar dengan pembeli)

Tawar menawar merupakan hal yang wajar untuk bisnis rumahan, dengan harga yang tidak selalu ditetapkan, berbeda dengan produksi industri yang telah membuat harga satuan produknya.


Umumnya seorang pembeli melakukan tawar menawar karena ingin membeli suatu barang ataupun jasa dengan harga yang murah, dan disertai dengan kualitas produk yang bagus. Jika harga yang dikeluarkan oleh sebuah bisnis (perumahan, industri, lembaga) tidak sesuai, yaitu dengan harga yang tinggi dari harga kualitas dari produk yang dijajakan maka pembeli tidak akan membeli produk dari bisnis yang kita kelola (bisa saja dari suatu bisnis perumahan, industri ataupun yang lainnya) karena memang sifat dari pembeli rata-rata menginginkan hal yang sesuai, atau bahkan lebih. Menginginkan barang yang bagus dengan harga yang murah, itulah ancaman dari konsumen dan dengan adanya strategi bisnis yang baik mungkin ancaman ini bisa kita carikan solusi yang paling bagus.


Daya Tawar (produk pengganti)

Produk pengganti atau bisa dikatakan sebagai produk yang disenangi konsumen ataupun pelanggan selain dari produk utama, dikarenakan harga yang murah dan kualitas yang lumayan baik.


Produk semacam ini biasaya disebut dengan nama produk KW atau Palsu, bagi seseorang yang menginkan suatu produk asli namun harganya yang terlalu tinggi, maka orang akan genjar membeli barang KW karena hampir serupa dengan produk utama namun dengan harga yang murah, dan jika dilihat bahkan ada yang hampir sama persis dengan produk utama yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan.


Persaingan (antar pesaing dunia bisnis)


Ancaman paling utama dari pembisnis adalah kompetitor, atau pesaing bisnis. Persaingan bisnis biasanya melibatkan produksi yang dikelola menjadikan harus ditingkatkan tanpa perlu adanya biaya tambahan untuk lebih memikat target dari produk tersebut.


Konsumen merupakan objek persaingan dari perusahaan yang sejenis, yang bermain bisnis di pasar lokal, nasional ataupun pasar global. Dengan adanya strategi bisnis, nantinya seorang pembisnis bisa mengatasi ancaman dari persaingan dengan kompetitor sektor bisnis yang sama, sepertihalnya dengan mengembangkan produk-nya menjadi lebih baik, menyediakan potongan harga (diskon), tambahan produk (bonus), dan masih banyak lagi.


Pembahasan mengenai analisa yang diperlukan untuk membuat strategi yang baik kali ini ditujukan agar pembaca paham mengenai lebih dalam lingkup bisnis yaitu strategi bisnis yang baik, ditujukan supaya nantinya agar lebih mudah lagi untuk memahami perpaduan atau kesinambungan antara bisnis dengan teknologi dimasa mendatang.