Anda Merasa Tidak Punya Karakter? Cerita Fakta Orang Tidak Punya Karakter

Saya akan ceritakan ini sekarang.

Beliau ini bilang "Saya tidak punya karakter".
Anda Merasa Tidak Punya Karakter? Cerita Fakta Orang Tidak Punya Karakter

Mungkin ini terjadi juga pada Anda ya? Merasa tidak punya karakter

Suatu hari beberapa bulan yang lalu sebelum mentoring bakat BATCH 1 dibuka, ada grup pembelajaran bersama saya diikuti oleh 2000an (dua ribu) orang.

Nah, salah satu yang ikut adalah Bapak Subhan yang japri mengenai dirinya yang ingin berhasil dan sukses. Mulai dari belajar apa yang harus diawali agar sukses, kemudian curhat juga mengenai.

Hehe mengenai apa ya?

...Seru nih bagian ini...

Yap, bercerita mengenai bahwa dirinya pernah mengikuti MLM dan gagal tidak berhasil mendapatkan apapun.

Hal itu membuat ISTRINYA MENOLAK semua pembelajaran yang GRATIS dan pelatihan apapun karena trauma takut rugi dan gagal lagi yang dialami oleh suaminya.

Alhasil, setiap saya mengadakan training gratis, bapak Subhan harus berusaha keras membujuk istrinya untuk memperbolehkan.

Saya masih ingat waktu perjalanan dari masjid ke kantor, bapak Subhan masih saja curhat bahwa istrinya itu belum merestui untuk pergi belajar ke kantor Sharia Institute karena masalah MLM.

Seru ya?

Singkat cerita beliau fokus untuk mempelajari marketing property demi menghasilkan bukti nyata bagi istrinya.

Karena ceritanya memang istri beliau memberikan syarat, jika closing minimal 1 maka mulai percaya dan restu akan diberikan.

Belajar, belajar, belajar, kemudian praktek. Alhamdulillah dengan kegigihannya mau untuk sukses dan berhasil. Kini beliau juga sudah berhasil closing property lewat Facebook Ads.

Memang bapak Subhan salah satu murid yang sedikit sulit diarahkan, karena memiliki mental block yang besar.

Salah satunya beliau bilang "SAYA GA PUNYA KARAKTER".

Saya mengarahkan beliau untuk mengenal diri terlebih dahulu sebelum terjun lebih jauh dalam bisnis
Karena saya tau ini hal penting dalam menentukan arah tujuan hidup, karir, dan keluarga.

Singkat cerita, beliau mengikuti www.mentoringbakat.com BATCH 1, walaupun seorang pekerja
Beliau adalah orang yang mau mengikuti berbagai kelas gratis, dan salut dengan beliau ketika diarahkan untuk kelas berbayar itu tetap mau.

Gimanakah perkembangannya saat ini?

Alhamdulillah kini beliau sudah diterima sekolah 6 bulan di Sharia Institute GRATIS
Kemudian, sudah mengenal dirinya dan tahu arah hidupnya.

Serta, restu dari sang istri sudah diterima. Hampir setiap kamis, jumat, sabtu, minggu beliau ke kantor saya untuk belajar.

Seorang buruh katanya... dan sekarang sedang mencoba berbagai pembelajaran untuk diterapkan dalam bisnisnya bersama kami.