Apa Saya Harus Pakai Jasa Backlink Biar Bisa Page One? Dari "Max" dan (Tips dari Para Mastah)

Dari seorang pemula bernama Max, ia ingin bertanya kepada rekan-rekan Ads.id,

Saya mau curhat sebentar, gara-gara sudah terlalu frustasi main adsense, hehe..

Saya sudah beberapa kali coba buat blog maupun web baru gan, ada yang menurutin passion, ada yang mengikuti niche dari agan-agan yang sudah sukses.
Tetapi, tetap saja adsense saya belum ada penghasilan.Sering sih berulang kali baca tutorial sukses yang ada di forum ini, tapi kok tetap tidak sesuai yang diharapkan.
Ceritanya gini, 2 bulan yang lalu saya beli Age domain yang juga sudah punya backlink banyak dan ada alexa rank. Untuk saya buat amazon dan adsense.

Apa Saya Harus Pakai Jasa Backlink Biar Bisa Page One? Dari "Max" dan (Tips dari Para Mastah)

Saya kira dengan sudah memiliki spek domain tersebut, SEO-nya jadi lebih mudah dan tinggal poles saja.

Tetapi, ternyata selama ini, posisi web masih tetap jauh dibawah sana.

Kalau sudah seperti itu,

- Apa harus pakai jasa backlink biar posisinya bisa naik? 

Karena sudah 2 bulan ini dengan spek domain seperti itu dan juga sudah KOD tapi juga belum menghasilkan sama sekali.

Dan solusi terakhir, harus saya posting disini agar bisa dapat pemcerahan dari para suhu & mastah yang ada disini :)

Note: untuk web blog yang lama-lama tidak saya critakan, karena memang asal buat :).

 - Saran dari Suhu Lutherfold:

  1. Sudah terindex belum website-nya?
  2. Riset kata kunci ke keywordrevealer (gratis, 1 hari bisa 3 kata kunci di riset, agan tinggal buat saja dari banyak email hehe).
  3. Ambil kata kunci dengan persaingan rendah.

    Tapi volume pencarian tinggi lalu kombinasikan..

    Agar menjadi long tail keyword,

    Penjelasan long tail keyword bagus pernah saya baca punyanya Thread daffyshaci (member ads.id) coba aja di search.
  4. Dari kata kunci tersebut, buatlah sebuah artikel minimal 1000 kata dengan kaya akan keyword turunan (kalau saya juga pengguna plugin Yoast).
  5. Submit ke Google Console/Webmaster.
  6. Tunggu saja sampai ke index (biasa paling lelet sih seminggu, kalau saya sejauh ini paling lama 3 hari ke index postingannya).

    Cek ada di page berapa karena biasanya klo 1.000 kata artikel original (bukan copas) akan cepat terindex.

    Bahkan saya pernah terindex tanpa perlu saya masukan ke Google Console/Webmaster (karena pada prinsipnya google console/webmaster hanya sebagai alarm bagi Google untuk index postingan kita, kalau artikel sudah bagus sih tidak perlu pasti ke index sendiri).
  7. Jika dalam 2 minggu tidak ada perkembangan posisi, siram backlink ke homepage (ingat jangan siram ke postingan).

    Siram backlink dalam 1 keyword atau kata kunci agan buat ke dalam artikel, siram max 1 keyword dengan 50-80 backlink (mix do dan no gpp).

    Ada banyak penjual backlink murah, bervariatif dari Rp 50.000 - 300 ribu.

    Siram jangan terus-terusan, seminggu setelah dapat report hasil penyiraman lihat posisi.

    Kalau berubah, ganti keyword yang disiram dalam selang waktu 2 minggu - 1 bulan ke depan.

    Jangan beli backlink di tempat yang sama untuk domain yang sama. Jika tetap maksa mau beli di tempat yang sama, pastikan list backlink yang disiram sepenuhnya berubah.

Note:
Jangan beli domain dengan backlink yang sudah ribuan karena bisa jadi niche domain tersebut berbeda dengan Anda, maka backlink ribuan itu akan percuma menurut saya.
Semoga membantu gan."

- Saran dari Mastah Andre Tron:
"Kalau sepengalaman saya sebagai penjual backlink sih.

Banyakan pake ke homepage biar authoritynya naik.

Tapi, ada juga yang pake 2 backlink yang pertama ke homepage dan yang kedua baru ke artikel."

- Pertanyaan "Destin Anggraini"
"Kalo ke homepage semua, misal blog-nya kesehatan. "Mengobati sakit maag" dan "gejala gatal di kulit" apa keduanya di arahkan ke homepage, sementara beda posting artikel?

- Pertanyaan "Destin Anggraini" Dijawab Mastah Lutherfold:
"Ketika agan suntik backlink ke homepage dengan kata kunci mengobati sakit maag, biasanya dia akan mengangkat rank si artikel yang membahas tersebut. Begitu juga seterusnya.

Kalau disiram ke postingan nanti akan terlihat kurang natural, pasalnya nanti bisa terlihat kenapa artikel A memiliki banyak direct backlink sedangkan artikel lainnya tidak.

Kalau mau sih, masing-masing artikel kasih 1 PBN saja.

Jadi, terkesan lebih natural.

Karena saya dulu pas masih awam nembak banyak backlink ke artikel tertentu.

Tetapi, tidak terlalu berpengaruh.

Kalau agan lebih nyaman begitu ya tidak apa-apa gan. Cuma di kasus saya lebih baik ke homepage."

- Jawaban dari si Curhat
Akhirnya, dapat pencerahan yg banyak bgt. Terimaksih agan2 yg sudah kasih masukan ;)
.
@lutherfold blog saya yg tambah tenggelam memang kebanyakan saya kasih backlink ke artikel gan.
.
@danz86 saya memang ngejar ijonya yoast gan, tapi memang betul, malah gk karuan, hehe :D
.
Kalau boleh tanya lagi nih gan, soalnya masih bingung juga.
.
Cara terbaik suntik backlink ke homepage itu yang seperti apa gan?
.
Apa seperti kita mereview web tersebut atau bahas topik tertentu dengan keyword yang kita bidik gan?

- Langsung Dijawab Oleh Suhu Luther Fold
Berdasarkan pengalaman, kalau mau buat backlink ya paling tidak format penulisan artikelnya yang natural gan, misal:

  • Tidak terdetek copas (spin gpp).
  • Ada keyword turunan dan utama.
  • Ada gambar, ada video lebih baik.
  • Bahasa yang digunakan harus sama dengan moneysite kita (backlink indo ya untuk indo), jangan backlink bekas p*rn dan j*di.

Malahan saya pernah baca thread agan palembang, dia hanya incar traffic.

Jadi, mainnya build dummy blog input link moneysite, lalu beberapa waktu kemudian hapus blognya, begitu seterusnya sampe ratusan. (saya belum coba ini)