Apa Perbedaan KH/s, MH/s dan GH/s Dalam Mining Bitcoin?

Apa Perbedaan KH/s, MH/s, dan GH/s? Dan berapa hasil presentasi hasil bulanan jika menggunakan cloud mining jika menggunakan power sebesar diantaranya:
  • 1 KH/s = ?
  • 1 MH/s = ?
  • 1 GH/s = ?
Kilo(hash) - Mega(hash) - Giga(hash) 
  • 1000 hash = 1 khash  (1KH)
  • 1000 KH/s = 1 megahash (1MH)
  • 1000 MB/s = 1 gigahash (1GH)
Apa Perbedaan KH/s, MH/s dan GH/s Dalam Mining Bitcoin?
Apa Perbedaan KH/s, MH/s dan GH/s Dalam Mining Bitcoin?

Hasil cloud mining Bitcoin makin besar hash yang dihasilkan makin besar pula pendapatannya. Untuk permasalahannya adalah berapa jumlah kalkulator hash yang biasa dipakai untuk keuntungan hasil mining.

Beberapa situs cloud mining banyak yang menawarkan harga mahal untuk MHS ketimbang ghs (menurut saya giga lebih besar ketimbang mega).

1. Lihat dulu apakah algoritma mining yang ditawarkan dari cloud mining itu atau jenis coin apa yang di mining, alat mining Bitcoin dengan algo SHA256 biasanya memiliki kecepatan yang dihitung menggunakan GH/s sedangkan alat mining coin Litecoin dengan algo scrypt biasanya memiliki kecepatan yang dihitung pakai MH/s, demikian juga dengan cloud mining sistem multipool yang melakukan mining berbagai coin untuk kemudian diubah ke Bitcoin.
2. Lihat penyedia cloud mining, jika layanan cloud mining asli harganya selalu lebih mahal dari cloud mining palsu, jadi bisa saja penyedia cloud mining palsu menawarkan harga yang tidak masuk akal (terlalu murah) jadi kelihatannya harga MH/s cloud mining yg benar tampak lebih mahal klu dibanding dengan GH/s penawaran cloud mining scam.
3. Untuk alasan marketing banyak penyedia layanan cloud mining menggunakan satuan yang berbeda, misalkan cloud mining A menawarkan 1 GH/s per $100 sedangkan Cloud mining B menawarkan 1000 MB/s per $100, padahal sama saja harga yang dibayar konsumen, dengan variasi angka yg banyak misalkan 15GH/s atau 27 GH/s sedangkan cloud mining lain menawarkan 1300 MB/s atau 2500 MB/s hal ini jadi membingungkan pelanggan dan menganggap harga cloud mining satu jauh lebih murah dari cloud mining yang lain.
Sekarang ini, tidak ada cloud mining yang bisa hidup jika tidak didukung oleh perusahaan pembuat asic miner, kita mining sendiri dirumah saja profitnya tipis apalagi mau disewakan!

Justru itu, sekarang ini yang ada support saja kayak Genesis tidak bisa kasih profit besar, apalagi perusahaan2 cloud mining lain. makanya hampir 100% cloud mining yang beredar sekarang akhirnya cuma scam karena memang tujuan awalnya bukan mau mining tapi memang penipuan. Kita beli alat sendiri aja rata2 masih butuh 8-10 bulan buat balik modal padahal harga listrik di Indonesia cuma sekitar $0,11/kwh, jika harga bitcoin bagus bisa sedikit lebih cepat, cloud mining ya logikanya lebih lambat balik modalnya apalagi yg alat miningnya beli lepas di pasaran gak punya kontrak langsung sama produsen Asic miner.