Berbagai Kejahatan Dalam Bitcoin Bisa Ditangkap dan Dilacak

Berbagai Kejahatan Dalam Bitcoin Bisa Ditangkap dan Dilacak - Mata uang digital yang mendunia ini yaitu Bitcoin, tidak pernah lepas dari berbagai perdebatan. Bitcoin sudah mulai di terima di seluruh dunia. Dari sebagian orang masih merasa transaksi keamanan dalam Bitcoin. Mereka mengatakan jika Bitcoin ini menjadi sumber kejahatan cyber berbahaya, sehingga pelaku tidak terlacak.

Berbagai Kejahatan Dalam Bitcoin Bisa Ditangkap dan Dilacak


Bitcoin adalah mata uang digital yang paling disukai dan juga penjahat tidak sanggup melakukan kejahatan lagi seperti 4 tahun yang lalu. Dulu, banyak orang melakukan jual-beli di dalam internet dengan menggunakan mata uang digital Bitcoin tanpa bisa terlacak.


Seorang pengguna Bitcoin menulis sebuah komentar di forum Bitcoin pada tahun 2013 lalu, "Hanya dengan bantuan doa pun, organisasi FBI tidak mampu menemukan siapa dan kepada siapa Bitcoin itu di jual-belikan."

Berikut Berbagai Kejahatan Dalam Bitcoin Bisa Ditangkap dan Dilacak

Organisasi FBI dan penegak hukum lainnya dengan mengambil langkah besar. Ross Ulbricht, merupakan warga negara Amerika Serikat berusia 31 tahun pernah membuat Jalur Sutera untuk digunakan sebagai jalur perdagangan obat-obatan terlarang melalui transaksi Bitcoin yang bernilai lebih dari 1 miliar dolar Amerika diberi hukuman penjara seumur hidup pada bulan Januari 2015 lalu.

Tomáš Jiříkovský, merupakan warga negara Rusia berusia 28 tahun yang ditangkap setelah melakukan kejahatan pencucian uang melalui transaksi Bitcoin curian bernilai 40 juta dolar Amerika. 

Pada bulan September 2015, 2 pelaku kejahatan lain yaitu Trendon Shavers, warga negara Rusia berusia 33 tahun, melakukan kejahatan melarikan uang senilai 150 juta dolar merupakan salah satu kejahatan penipuan  dalam Bitcoin pertama.


Dan Mark Karpelès,salah satu warga Perancis berusia 30 tahun ditangkap dan dituduh melakukan kecurangan dan penggelapan senilai 390 juta dolar disebabkan atas pertukaran mata uang Bitcoin dari layanan program jual-beli bitcoin sekarang resmi ditutup, Mt. Gox.

Kebanyakan pengguna Bitcoin merupakan mereka taat hukum yang termotivasi oleh masalah privasi atau hanya ingin memenuhi rasa ingin tahu.

Tapi, Bitcoin juga sebagai alat ampuh untuk membantu berbagai kejahatan: mata uang digital ini bisa menyimpan rahasia transaksi bersifat sementara. Padahal, sebenarnya pernyataan itu tidak benar, cryptocurrency menciptkan semua data yang terkait jejak transaksi dapat membuat seluruh informasi keuangan Anda menjadi informasi secara publik yang bisa diakses oleh siapa saja.

Blockchain Mencatat Semua Transaksi Bitcoin & Bisa Dilacak Sesuai Kebutuhan

Bitcoin menggunakan teknologi Blockchain berguna menyimpan data semua transaksi Bitcoin  yang ada di dunia dalam satu tempat. Pada Januari 2016 lalu, 10 pria melakukan jual beli obat-obatan secara ilegal dan berhasil ditangkap oleh FBI dan Interpol di Belanda. Bagaimana bisa? Tentu, dengan teknologi Blockchain keseluruhan dalam Bitcoin.

Baca juga: Cara Menghitung Keuntungan Bitcoin Mining

10 tersangka ini diketahui mencairkan bitcoin mereka untuk ditukarkan ke mata uang tunai di bank  lewat layanan pertukaran mata uang dan mengambil uang senilai jutaan Euro itu melalui ATM. 

FBI dan Interpol menyelidiki dari mana asal dana tersebut. Jejak transaksi Bitcoin inilah yang menjadi arah jalan bagi FBI dan Interpol menemukan salah satu jaringan perdagangan obat-obatan ilegal terbesar di internet.

Jika terkait masalah privasi salah satu hal yang membuat orang-orang menghindari Bitcoin, mata uang digital ini tentu tidak akan mengalami kenaikan secara terus-menerus seperti dialami sekarang ini. Akan tetapi, buktinya sampai sekarang permintaan terhadap Bitcoin tidak pernah surut.

Saat artikel ini ditulis, Bitcoin sudah bernilai lebih dari $10.000 (sekitar Rp 135.000.000 menurut kurs IDR/USD). Hal ini membuat harga Bitcoin yang semakin tinggi disebabkan permintaan terhadap Bitcoin dari waktu ke waktu semakin meningkat, karena dalam Bitcoin berlaku hukum demand (permintaan) dan supply (penawaran).

Baca juga: Lebih dari 10 Website Menghasilkan Bitcoin/Ethereum Gratis

Sebagian orang memang membutuhkan privasi dalam Bitcoin mereka. Selama Bitcoin yang Anda miliki tidak digunakan untuk sesuatu yang melanggar hukum, maka tidak ada perlu hal yang dicemaskan bagi Anda. 

Jika mengalami kejahatan cyber di lingkungan sekitar Anda, teknologi Blockchain malah akan mempermudah pihak berwenang melakukan penyelidikan. Jadi, kata siapa Bitcoin itu adalah tempatnya penjahat internet bersembunyi?

Demiki dari postingan saya yang berjudul Berbagai Kejahatan Dalam Bitcoin Bisa Ditangkap dan Dilacak, semoga bermanfaat dan gunakan Bitcoin sebagai kebutuhan hidup sehari-hari hal yang bermanfaaat.