Apa itu Ponzi ? Mengapa Ponzi Dilarang Oleh Agama Islam?

Advertisement

Advertisement

Apakah kamu tahu tentang apa itu ponzi? bagaimana bisa muncul skema Ponzi ini? Membahas lebih mendalam tentang ponzi dalam bisnis baik itu online, Bitcoin, perusahaan dan masih banyak lagi.

Apa itu Ponzi?

Pengertian Ponzi adalah skema/rangka investasi yang memberikan keuntungan investor dari hasil pembayaran yang diperoleh dari investor lainnya bukan dari keuntungan/profit dalam sebuah usaha. Ini hanya sama seperti money game dimana pemodal tidak serius menginvestasikan dananya di bisnis yang nyata.

Menurut Wikipedia, Skema Ponzi adalah modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi.

Skema Ponzi biasanya membujuk investor baru dengan menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan investasi lain, dalam jangka pendek dengan tingkat pengembalian abnormal yang tinggi atau luar biasa konsisten.

Kelangsungan dari pengembalian yang tinggi tersebut membutuhkan aliran yang terus meningkat dari uang yang didapat dari investor baru untuk menjaga skema ini terus berjalan.

Siapakah Pembuat Skema Ponzi?

Apa itu Ponzi ? Mengapa Ponzi Dilarang Oleh Agama Islam ?
Charles Ponzi
Skema Ponzi dibuat oleh Charles Ponzi pada tahun 1920. Lalu siapakah Charles Ponzi itu? Nama lainnya adalah Charles Ponci dan Charles P. Bianchi merupakan seseorang pria kewarganegaraan Italia tahun 1882 di daerah Lugo.

Pada tanggal 15 November 1903, ia tiba di Boston kapal SS Vancouver. Pada waktu itu, Ponzi hanya memiliki $2,51 di sakunya. "Aku mendarat di negera ini dengan $2,5 dan dengan 1 juta harapan, dan dengan harapan tidak pernah meninggalkan saya", ia mengatakan kepada The New York Times.

Kemudian dia belajar bahasa inggris dengan cepat dan bekerja sebagai pencuci piring di sebuah restoran, dimana ia tidur di lantai, kemudian dia bekerja sebagai menjadi pelayan akan tetapi dipecat dikarenakan pencurian.

Cara Kerja Ponzi

Untuk menarik korbanya investasi model ponzi ini menggunakan para pemodal yang awal mendaftar sebagai promotor. Biasanya operator menerapkan skema piramida. Dengan mengajak member lain akan mendapat reward beberapa persen.

Namun setelah dana terkumpul banyak member baru yang berharap mendapatkan keuntungan dari investasi yang mereka tanamkan akan mendapatkan hal sebaliknya. Uang mereka akan lenyap dibawa kabur oleh operator investasi dengan skema ponzi tersebut.

Sifat Dari Skema Ponzi

  • Menjanjikan keuntungan besar yang tidak wajar jika diperhitungkan dengan system akutansi sebuah usaha.
  • Memulai bisnis investasi sebagai perusahaan yang sah dan legal secara hokum.
  • Menggunakan sistem piramida. Para investor yang menjadi promotor mengajak orang baru dengan janji untung besar. Namun pembayaran keuntungan sebenarnya permainan uang dari anggota baru.
  • Memberikan rencana baru setelah orang tertarik skema keuntungan yang diberikan. Contohya seorang menanam modal satu juta dengan keuntungan 15 % sebulan. Dia akan mendapat keuntungan 150 ribu tiap bulan. Agar uang 150 ribu tidak ditarik maka si operator menawarkan skema accrued atau mengakumulasi keuntungan ditambahkan modal. Si penanam modal berharap akan mendapatkan keuntungan lebih besar di akhir tahun kontrak investasi. Dengan demikian akan menarik para investor lama maupun yang baru.
  • Pembayaran atau penarikan dana mengalami penundaan. Ini adalah tanda-tanda system ini akan menjadi scam ( penipuan). Meskipun bisa ditarik biasanya jumlahnya kecil. Untuk apa dilakukan bisa jadi si Pelaku Ponzi sudah bersiap-siap memindahkan dananya ke tempat lain dan dia siap kabur.

Mengapa Ponzi Dilarang Oleh Agama Islam?

Dalam ilmu agama islam mengenai hukum tentang skema ponzi bahwa Shaykh Muhammad Saalih al-Munajjid dari Arab Saudi yang menekankan skema ponzi ini haram dari niat bisnis.

Bahwa bisnis dengan cara skema ponzi adalah hukum haram baginya menurut syari'at karena niat melakukan bisnis tersebut untuk mendapatkan upah yang bukan dari penjualan produk. Dimana upah di bisnis tersebut sangatlah tinggi diatas produk sendiri.